Indahnya Berbagi!

Jika Kota Solo terkenal dengan slogannya “ The Spirit of Java “, maka untuk Yogya juga memiliki slogan, yaitu “ Yogya Istimewa “. Banyak pelancong yang setelah mengunjungi Yogya, mereka akan memberikan kesan bahwa “ Yogya itu Istimewa “. Termasuk dari berbagai ragam jenis kulinernya yang ternyata juga “ Istimewa “. Berikut ini adalah beberapa ragam jenis kuliner yang ada dikota Yogya :

  1. GUDEG MANGGAR MANDING ( Jl. Parangtritis KM 11,5 , Manding, Bantul )

Namanya juga Kota Gudeg, berarti ya kuliner utamanya adalah gudeg. Nah, salah satu tempat yang menyediakan kuliner gudeg diseputaran Kota Yogyakarta adalah Warung Makan “ GUDEG MANGGAR MANDING “.

Bagi sebagian orang, mungkin nama Gudeg Manggar masih sangat awam. Menurut sumber yang kami kutip, ada tiga jenis gudeg yang berbeda, yaitu gudeg basah, gudeg kering dan gudeg manggar. Nah, gudeg manggar ini adalah gudeg yang dicampur dengan bunga kelapa ( manggar ) yang dimana menghasilkan sensasi kelezatan tersendiri.

Bunga pohon kelapa yang masih muda, dimasak bersamaan dengan santan dan berbagai macam bumbu dengan waktu berjam – jam. Menurut sumbernya, diperlukan sebuah ketelatenan dalam membuat panganan ini, dikarenakan tekstur dari manggar yang mudah hancur. Rasa kuliner ini pun sangat gurih dan konon manggar ini mempunyai sebuah khasiat, yaitu bisa memancarkan kecantikan bagi penikmatnya.

  1. ANGKRINGAN KOPI JOS “ LIK MAN “ ( Stasiun Tugu Jogja )

Jika mendengar kata angkringan, pasti pada benak Anda yang terbersit pertama kali adalah tempat makan sederhana yang ada dipinggir jalan. Dan di Yogya, ada satu angkringan yang sangat ikonik dengan sajian minumannya yang unik, yaitu Kopi Jos.

Apa bedanya “ Kopi Jos “ dengan kopi pada umumnya? Perbedaannya adalah ada dibagian penambahan arang panas kedalam segelas kopi hitam. Disaat aran yang masih panas, kemudian dimasukkan kedalam kopi, maka akan timbulah suara “ jossssss “. Dan dari sinilah, asal nama “ Kopi Jos “ itu berasal.

Ada manfaat dibalik penambahan arang kedalam segelas kopi ini. Konon, arang ini bisa mentralisir kafein yang ada didalam kopi. Jika Anda penasaran, maka tidak ada salahnya untuk Anda mencoba sensasi dari “ Kopi Jos “ ini.

  1. OSENG – OSENG MERCON BU NARTI ( Jl. KH. Ahmad Dahlan, Purwodiningratan, Yogya )

Anda penyuka kuliner dengan citarasa pedas? Jika ya, maka kuliner yang satu ini sangat cocok untuk Anda coba santap. Dari namanya, sepertinya kuliner ini sangat bercitarasa pedas. Dan cocok untuk Anda yang menyukai kuliner pedas metromarketexperience.com.

Oseng – oseng Mercon ini adalah kuliner yang berbahan dasar kikil yang super pedas. Menurut sumbernya, dalam satu panic oseng – oseng mercon terdapat 6 kg cabai segar yang dicampur kedalam masakan ini. Sensasi pedas, kemudian keluar keringat, mata menjadi melotot dan mulut menjadi panas, akan menjadi sensasi tersendiri ketika Anda mencoba menaklukan kuliner pedas yang satu ini.

  1. SATE KLATHAK PAK PONG ( Jl. Imogiri, Bantul )

Bagi Anda yang sangat hobi dengan panganan berbahan dasar daging kambing, maka tempat yang satu ini sangat cocok bagi Anda. Sate Klathak Pak Pong memiliki rasa yang khas. Karena, bumbu – bumbu yang dipakainya hanya garam, merica dan kecap.

Kenapa dinamakan Sate Klathak? Nah disinilah letak keunikannya. Daging kambing pada sate ini ditusuk dengan jerujibesi sepeda. Katanya, dengan menggunakan jeruji besi sepeda ini mampu membuat daging matang merata.

  1. SATE BUNTEL TAMBAK SEGARAN ( Jl. Brigjen Katamso 192 )

Kalau di Kota Solo ada Sate Buntel di Warung Sate “ Mbok Galak “, maka di Yogya juga memiliki Sate Buntel yang khas pula. Namanya adalah Sate Buntel Tambak Segaran. Sajian sate ini disajikan bersama dengan acar mentimun dan irisan bawang merah yang dilengkapi sambal yang siap menggoyang lidah penikmatnya. Ditambah dengan siraman kecap encer yang memiliki rasa manis sedang, membuatnya menjadi lebih sempurna.

  1. ENTHOK SLENGET KANG TANIR ( Pasar Agropolitan Pules, Donokerto, Turi, Sleman )

Jika disuruh membayangkan, tekstur daging enthok sangat keras dan alot. Namun, tidak bagi Kang Tanir, sang juru masak diwarung ini. Dengan sensasi pedasnya, kuliner ini patut dijadikan sebagai salah satu yang harus Anda coba jika berkunjung ke Yogya.

Sembari ditemani dengan sepiring nasi putih yang hangat, rasanya menyantap hidangan berkuah pedas ini sangatlah pas dilidah. Terlebih ditambahi dengan irisan kubis dan mentimun segar yang membuatnya semakin bercitarasa.

Rahasia Kang Tanir bisa membuat daging enthok ini menjadi lembut, adalah dengan mengungkepnya terlebih dahulu. Baru setelah itu,daging enthok dimasak beserta bumbu  rempah – rempah, kecap dan cabai rawit yang bisa direquest oleh pelanggannya.

  1. SOTO BATHOK MBAH KATRO ( Jl. Candi Sambisari, Yogyakarta )

Jika di Kota Solo ada Soto Gading yang terkenal, maka di Yogya ada Soto Bathok. Soto ini disajikan menggunakan mangkuk yang terbuat dari tempurung kelapa. Dan didalamnya, campuran dari nasi putih, suiran daging sapi, taburan daun seledri dan tauge, menambah kenikmatan yang ada dalam semangkuk soto bathok ini, setelah ditambhkan siraman kuah bening yang bercitarasa khas.

Dengan menambahkan sambal, kemudian perasan jeruk nipis kedalam soto, maka rasa segar dari jeruk nipis dan pedas dari sambal akan menjadikannya harmoni tersendiri dilidah. Jangan lupa juga dengan lauk tempe goreng yang ada. Ditambah lagi tempat dari warung soto ini berada dipedesaan dengan deretan saung – saung sebagai tempat untuk makannya, menambahkan kesan tradisional yang kental pula ketika Anda menikmati sajian ini.

  1. KALIMILK ( Jl. Kaliurang KM 4.9, Yogyakarta )

Solo punya Shi Jack sebagai warung penyedia kuliner berbahan dasar susu sapi segar. Sedangkan Jogja punya KALIMILK. Tempat ini sangat popular di Kota Yogya. Dengan desain tempat yang semi terbuka, menjadikan tempat ini sebagai tempat yang cocok untuk dijadikan sebagai destinasi wisata kuliner di Kota Yogya.

Di KALIMILK, Anda dapat menikmati berbagai macam variasi minuman berbahan dasar susu dengan rasa cookies, durian, coklat dan masih banyak pilihan rasa yang lain. Untuk menaminya, ada juga beberapa kudapan / snack yang bisa Anda pilih.  Dan, silahkan pilih porsi minuman susu ini. Ada porsi medium dan porsi gajah.

  1. LESEHAN PARI GOGO ( Jl. Wonosari – Semanu, Gunung Kidul)

Jika Anda baru saja mengunjungi pantai dikawasan Gunung Kidul, maka tidak ada salahnya bagi Anda untuk sejenak berhenti dan mencicipi hidangan khas daerah Gunung Kidul yang ada di Lesehan Pari Gogo.

Disini, kuliner seperti nasi merah, empal, usus goreng, ayam goreng, wader goreng serta sayur Lombok ijo dan trancam akan menggugah selera lidah Anda. Dengan suasananya yang “ Ndeso “, sangat cocok bagi Anda yang mendambakan suasana tradisional ketika menikmati kuliner ini.

  1. THIWUL YU TUM ( Jl. Pramuka No. 36, Wonosari )

Masih diseputaran Gunung Kidul, ada satu tempat jajanan tradisional yang patut Anda coba. Namanya adalah Thiwul Yu Tum. Jajanan ini sangatlah khas. Dan sebagai cerita, thiwul pernah dijadikan sebagai makanan pokok bagi warga Gunung Kidul ketika zaman penjajahan dahulu.

Disini, thiwul sangatlah istimewa. Tekstur gaplek yang ditumbuk sangatlah halus. Sehingga bila sudah matang dan disajikan, akan terasa tanak dan lembut dimulut. Ditambahkannya gula jawa sebagai pemanisnya. Membuat kuliner ini semakin istimewa.

Cara menyantapnya pun bisa seperti menyantap snack untuk kudapan, atau bisa juga dijadikan sebagai pengganti nasi yang disantap bersama sayur lombok ijo dan sambal bawang.

  1. BAKMI MBAH MO ( Jl. Parangtritis KM 11, Code, Bantul )

Bagi Anda sebagai pecinta kuliner brbahan dasar mie, tempat ini patut Anda masukan sebagai daftar tempat yang harus Anda kunjungi ketika berada di Yogya. Namanya adalah Bakmi Mbah Mo. Yang terkenal disini adalah mie godhog ( rebus ) dan bakmi goreng dengan telur bebek dan suwiran ayam kampong diatasnya sebagai toping. Bakmi ini dimasak diatas tungku arang yang tentunya akan memberikan citarasa tersendiri.

Dan jangan lupa, ketika menyantap bakmi ini, bisa ditemani dengan secangkir kopi jahe hangat atau teh manis kental / teh nasgitel.

Begitulah. Kedua kota ini seiring sejalan dengan perkembangan zaman yang maju dan modern, namun kedua kota ini masih menyimpan surga tersendiri bagi masyarakatnya, khususnya dibidang kuliner. Dengan berbagai macam ciri khas dan karakteristik yang dimiliki, masing – masing tentunya mempunyai tempat dihati setiap penikmatnya.

Solo dan Yogya. Dua kota yang tumbuh bersama seiring sejalan. Dua kota yang punya daya tarik bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan akan meninggalkan kesan tersendiri bagi mereka yang sudah datang. Dan ketika mereka kembali, Solo dan Yogya akan menyisipkan pesan kepada mereka melalui bisikan : “ Aku tunggu kamu kembali kesini lagi dengan harapan baru, spirit baru dan akan kuberikan hal – hal isitimewa yang ada didalam kota kami “.

Indahnya Berbagi!

1 thought on “11 Kuliner Istimewa Kota Yogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *