Indahnya Berbagi!

Wisata di Solo cukup beragam, mulai dari wisata alam, sejarah dan budaya, edukasi, hingga hiburan yang pasti menarik untuk dikunjungi saat liburan.

Di samping kedua aktivitas yang menyenangkan tersebut, kamu bisa mengeksplorasi beberapa tempat wisata di Solo dan Yogja  yang akan kami sebutkan di bawah ini:

  1. Resto Kemuning

Dengan view perbukitan yang hijau dan asri, Resto Kemuning menyajikan suasana alam yang begitu mempesona.

Berada di kawasan bantaran Kali Pucung, objek wisata ini bisa disambangi sekalian mengunjungi Kali pucung agar pengalaman liburan semakin lengkap dengan tubing di sungai yang sejuk itu.

Objek wisata seru ini menyediakan berbagai fasilitas yang cukup lengkap.

Mulai dari area outbound, tempat makan enak, hingga kolam renang dan perkebunan yang tertata apik.

  1. Keraton Kasunanan Surakarta

Keraton Kasunanan Surakarta merupakan salah satu tempat bersejarah yang didirikan pada tahun 1744 oleh Susuhunan Pakubuwono II tepatnya di Desa Sala (Solo) yang kala itu berupa pelabuhan kecil di tepi Sungai Bengawan Solo.

Hingga saat ini kompleks keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal Raja dan masih menjalankan tradisi kerajaan.

Pada sebagian kompleks keraton terdapat museum yang berisi benda-benda koleksi peninggalan kerajaan, termasuk berbagai hadiah dari raja-raja Eropa dan juga replika pusaka keraton, kereta kencana serta gamelan.

Sementara pada tengah museum terdapat sebuah sumur yang konon digunakan raja untuk bersemedi.

  1. Taman Sriwedari

Taman Sriwedari merupakan Taman Hiburan Rakyat (THR) yang terletak di Jalan Brigjend Slamet Riyadi, Sriwedari, Laweyan, Surakarta,  Jawa Tengah.

Objek wisata budaya ini menyajikan berbagai atraksi kesenian dan hiburan bagi masyarakat.  Mulai dari pertunjukan wayang orang, pentas musik hingga dance.

Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas lain seperti wahana permainan seru, restoran dan juga stand-stand penjual souvenir.

  1. Agrowisata Sondokoro

Agrowisata ini berjarak sekitar 5 km dari kota Solo, tepatnya di Jalan Mangkunegara, Bojonegoro, Ngijo, Tasikmadu, Surakarta, Jawa Tengah.

Pada awalnya area ini merupakan pabrik gula, namun kemudian dialihfungsikan menjadi objek wisata.

Suasana alam yang masih asri dengan pepohonan rindang menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan karena menyajikan pemandangan yang menyejukkan.

Di tempat ini juga, kamu bisa menikmati berbagai fasilitas yang tersedia, seperti kolam renang dengan berbagai ukuran , spot untuk terapi ikan, pijat refleksi dan juga flying fox.

Yang tidak kalah uniknya terdapat monumen lokomotif, yang bisa kamu jadikan background foto.  Objek wisata Sondokoro buka setiap jam 08.00-17.00 WIB.

  1. Pura Mangkunegaran

Terletak di Jalan Ronggowarsito, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, wisata sejarah dibangun pada 1757 oleh KGPAA Mangkunegara II dengan memadukan gaya tradisional Jawa dan sentuhan arsitektur Eropa mfhsurvey.com.

Selain bisa menikmati keindahan arsitektur bangunan, kamu juga bisa menyaksikan berbagai koleksi benda seni dan bersejarah di lokasi ini.

  1. Kebun Binatang Taru Jurug

Kebun binatang yang dibangun sejak tahun 1939 ini terletak di Jalan Ir. Sutami No. 40, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah.

Konsep wisata alam dan edukasi terlihat begitu kental sehingga pengunjung bisa menikmati waktu bersantai dengan rekreasi dan belajar, terutama tentang koleksi satwa yang ada di kebun binatang ini.

Selain koleksi satwa seperti gajah, macan tutul, zebra, komodo dan jenis satwa lainnya, kamu akan menemukan beberapa jenis pepohonan langka seperti akasia, trembesi, cemara, pinus dan lainnya.

Selain berkeliling menyaksikan aneka satwa, kamu juga bisa menikmati beberapa fasilitas yang ada seperti taman bermain, kereta mini dan juga pertujukan seni berupa reog atau kesenian lainnya.

  1. Pandawa Water World Solo Baru

Taman rekreasi air ini terletak di Kompleks Pandawa Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Objek wisata yang diresmikan pada tahun 2007 ini dibuat dengan konsep cerita pewayangan, dimana pada beberapa sudutnya terdapat patung-patung.

Patung berukuran besar yang menggambarkan tokoh-tokoh yang ada dalam dunia pewayangan.  Seperti Arjuna, Nakula, Sadewa, Drupadi dan tokoh lainnya.

Objek wisata yang berada di antara Solo dan Wonogiri ini menyediakan 27 wahana permainan seru yang sayang untuk tidak dicoba.

Diantaranya adalah wave pool, sight tower, slides, warm spa, areated spa, fantastic dan wahana permainan lainnya.  Objek wisata ini buka setiap pukul 08.00-18.00 WIB.

  1. Taman Balekambang

Taman dengan luas mencapi kurang lebih 9,8 hektare ini telah dibangun oleh Mangkunegoro VII sejak tahun 1921 dan dipersembahkan bagi kedua putrinya, yaitu GRAy Partini dan GRAy Partinah.

Taman dengan dominasi pepohonan rindang ini memberikan suasana teduh dan asri, beberapa pohon bahkan telah berusia ratusan tahun dan masih kokoh berdiri hingga saat ini.

Di beberapa sudut taman tersedia kursi dan bangku yang bisa kamu gunakan untuk duduk sembari mengobrol santai dan menikmati sejuknya angin yang berhembus.

Selain teduh dan asri, pihak pengelola juga melepaskan beberapa satwa jinak yang bisa menjadi hiburan tersendiri bagi pengunjung.

  1. Benteng Vastenburg Fort

Benteng Vastenburg menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Solo yang bisa dikunjungi saat liburan.

Bangunan bersejarah ini merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda yang dibangun sejak tahun 1774-1779.

Bangunan ini didirikan atas perintah Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff yang difungsikan sebagai pusat untuk mengontrol pemerintahan Keraton Surakarta.

Benteng ini diketahui bukan hanya digunakan untuk mengawasi aktivitas pemerintahan Keraton Surakarta saja tetapi juga sempat digunakan untuk kegiatan pesta pora dan penyiksaan terhadap pribumi.

Keberadaan tempat wisata bersejarah ini bisa menjadi media bagi masyarakat untuk mempelajari sejarah di masa penjajahan sekaligus menanamkan semangat nasionalisme.

Lokasi: Jl. Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah.

  1. Pasar Antik Triwindu

Bagi penggemar barang antik, berwisata ke Solo bisa semakin lengkap dengan mengunjungi Pasar Antik Triwindu.

Di pasar ini, kamu akan menemukan berbagai koleksi lawas yang antik dengan nilai seni yang tinggi.  Mulai dari kain batik kuno, lukisan, uang dan koin kuno, ornamen wayang di papan kayu antik, onderdil otomotif yang sudah langka dll.

Bagi penggemar barang antik tentu butuh kejelian tersendiri untuk menemukan benda antik yang benar-benar kuno dan memiliki nilai seni tinggi.

Selain harus teliti dan jeli, kamu juga harus pandai melakukan tawar menawar dengan penjual agar mendapatkan barang antik dengan harga yang lumayan “miring”.

Selain membeli dengan uang cash, di pasar ini juga masih berlaku sistem barter terutama bagi kamu yang ingin menukarkan barang antiknya dengan barang yang diinginkan sesuai kesepakatan.

Lokasi: Jl. Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

  1. Taman Hutan Rakyat (Tahura)

Di tempat rekreasi alam ini kamu akan menjumpai berbagai jenis vegetasi dan juga tak kurang dari 34 jenis satwa yang bisa disaksikan sembari menikmati sejuknya alam di lereng pegunungan.

Selain difungsikan sebagai tempat rekreasi, Taman Hutan Rakyat ini juga digunakan sebagai tempat untuk melakukan penelitian dan kegiatan perkemahan.

Selain fasilitas masjid dan MCK, di lokasi ini juga terdapat fasilitas lain berupa villa dan yang bisa disewa oleh wisatawan.

Di lokasi ini juga terdapat beberapa spot cantik untuk berfoto sehingga kamu bisa lebih leluasan untuk selfie maupun wefie bareng keluarga.

Kamu juga bisa memberi makan rusa yang berkeliaran di hutan, atau bisa juga berkuda dan menikmati fasilitas outbound yang dijamin pasti seru.

Lokasi:  Sukuh, Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

  1. Candi Sukuh

Candi Hindu ini merupakan salah satu situs Warisan Dunia yang diusulkan oleh UNESCO sejak tahun 1995.

Bentuk Candi Sukuh sendiri cukup sederhana seperti trapesium dan menyerupai kuil Suku Maya Chichen Itza di Meksiko, namun dengan bentuk bangunan yang tidak rapi dan seperti dibuat secara tergesa-gesa.

Keberadaan candi ini cukup kontroversial dengan adanya beberapa relief yang menggambarkan erotisme yang cukup vulgar.

Bahkan candi ini juga identik dengan beberapa mitos yang erat kaitannya dengan kesetiaan pasangan.

Lokasi:  Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

  1. Candi Cetho

Sama seperti Candi Sukuh, Candi Cetho juga merupakan Candi Hindu yang dibangun pada masa kerajaan Majapahit.

Candi ini juga menampilkan sisi erotisme yang cukup vulgar namun tidak sebanyak yang ada di Candi Sukuh.

Berada di jalur pendakian membuat suasana alam di sekitar candi terlihat mempesona, apalagi lokasinya berada di atas perkebunan teh di ketinggian sekitar 1.496 Mdpl.

Nah, ketika berwisata ke Candi Cetho wisatawan juga bisa sekalian singgah ke Rumah Teh Ndoro Donker untuk menikmati secangkir teh serta mencicipi menu lezat yang disajikan.

Setelah sampai di lokasi wisata sejarah dan budaya ini kamu bisa menjelajahi candi dan menikmati suasana alamnya yang menyejukkan mata.

Lokasi: Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kec Jenawi, Kab Karanganyar, provinsi Jawa Tengah.

  1. Kebun Strawberry Karanganyar

Dengan lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi dan view perbukitan di sekitarnya, agrowisata ini menawarkan sensasi liburan seru yang asik dan berkesan.

Kamu bisa melihat secara langsung bagaimana proses penanaman bibit strawberry dan juga perawatannya.

Selain itu, kamu juga bisa memetik buah strawberry langsung dari pohonnya untuk dimakan ataupun dibawa pulang sebagai buah tangan.

Lokasi: Desa Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

  1. Bumi Perkemahan Sekipan

Selain berkemah dan melakukan kegiatan outbound yang seru, kamu juga bisa menikmati suasana alam dengan menginap di beberapa villa yang tersedia.

Adanya fasilitas waterpark di lokasi wisata ini juga menambah keseruan liburan bagi para pengunjung yang datang.

Di sini, kamu juga bisa menjelajahi Rumah Papua dan Kampung Helloween yang akan memberikan pengalaman unik dan berbeda.

Lokasi: Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

 

Indahnya Berbagi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *