fbpx
Home / Blogs / TEMPAT WISATA DI SOLO | 6 TERBAIK 2019
Rekomendasi Tempat Wisata di solo

TEMPAT WISATA DI SOLO | 6 TERBAIK 2019

Indahnya Berbagi!

TEMPAT WISATA DI SOLO  2019

Kota Solo kian ramai dikunjungi banyak orang baik domestik maupun asing, untuk itu pemerintah sendiri berupaya untuk terus memperbaiki fasilitas kota Solo khususnya tempat wisata di Solo itu sendiri. Tempat wisata di Solo yang sedang ramai-ramainya dikunjungi diantaranya ;

Kereta Jaladara

Wisata Solo | Kereta Api Jaladara

Kereta Jaladara memang bukanlah salah satu tempat wisata di Solo, namun kereta Jaladara merupakan salah satu keunikan yang dimiliki kota Solo. Kereta Jaladara merupakan kereta uap buatan Jerman yang dibuat pada tahun 1896 yang dijalankan menggunakan bahan bakar dari kayu jati sebagai bahan bakar dan air untuk menghasilkan uap agar lokomotif bisa melaju. Pada zaman dahulu, kereta api uap merupakan transportasi yang diandalkan oleh masyarakat. Namun kini, kereta api uap telah tergantikan dengan kereta api mesin yang lebih modern yaitu dengan mesin diesel dan kereta api listrik. Dengan kemudahan tersebut, kereta api uap yang kini telah ditinggalkan, dan tidak digunakan sebagai transportasi utama.

Kereta api uap kini hanya digunakan sebagai salah satu destinasi wisata baru, seperti kereta api uap Jaladara yang ada di Solo. Jaladara sendiri diambil dari nama kereta pusaka milik Prabu Kresna yang diberi oleh para Dewa. Kereta Jaladara ini beroperasi  jika ada yang memesan dan sanggup untuk membayar tarif yang cukup mahal untuk perjalanan keliling kota Solo. Hal ini dapat dimaklumi karena kereta Jaladara merupakan kereta uap dengan bahan bakar kayu jati. Kereta Jaladara ini sendiri dapat menampung sekitar 60-70 orang penumpang dengan jalur dari stasiun Purwosari Solo menuju stasiun kota (pulang pergi) yang lintasan relnya bersebelahan dengan jalan raya utama jantung kota Solo yaitu jalan Slamet Riyadi. Untuk jam operasionalnya adalah jam 07.00-09.00 WIB.

Meski tergolong mahal, berkeliling kota Solo menggunakan kereta Jaladara sangat diminati oleh masyarakat Solo khususnya, dan wisatawan luar Solo pada umumnya.

Dengan menaiki kereta Jaladara, wisatawan dapat menikmati tempat-tempat wisata di Solo seperti rumah dinas wali kota Solo yang sering disebut dengan Loji Gandrung, Taman Sriwedari, Ngarsopuro, Gladak, dan Stasiun Kota untuk mengisi air dan kepala lokomotif berpindah jalur untuk kembali ke stasiun Purwosari. Pada titik-titik tempat pemberhentian tersebut, wisatawan dapat berswafoto dengan spot-spot tersebut dan sejenak menikmati suasana kota Solo yang asri di pagi hari.

Seperti yang terekam dalam video chanel youtube Jendela Nusantara, kegiatan menikmati destinasai kereta Jaladara sangat menyenangkan dan seru.

Keraton Solo

Berbicara kota Solo, tidak akan bisa lepas dari sejarah panjang kota Solo itu sendiri. Kota Solo pernah menjadi pusat kota pemerintahan dua kerajaan sekaligus.

Sejarah Solo

Yakni keraton Kasunanan dan Istana Mangkunegaran. Kedua keraton ini merupakan tempat wisata di Solo yang sangat diminati wisatawan. Banyak wisatawan ingin berkunjung ke keraton Kasunanan untuk menikmati peninggalan-peninggalan kerajaan mataram Islam dan istana Mangkunegaran.

Berfoto di keraton solo - Tempat Wisata Unik

Berdirinya kedua keraton ini merupakan kejadian yang saling berkesinambungan pada masa lampau. Keraton Solo atau sering disebut keraton Kasunanan berdiri sebagai akibat dari penyerangan masyarakat Thionghoa kepada kerajaan Mataram Islam yang pada waktu itu berdiri di Kartasura. Karena diserang dan hancurnya keraton, akhirnya Keraton dipindahkan ke daerah Solo oleh Pakubuwana II. Sedangkan keraton Mangkunegaran berdiri akibat perjanjian Salatiga dengan raja pertamanya yaitu Raden Mas Said yang kemudian bergelar Mangkunegoro I. Perpecahan keraton ini tidak lepas dari campur tangan Belanda yang mengadu domba raja-raja Indonesia.

TWIN PALACE

Terlepas dari perpecahan keraton tersebut, kini Solo memiliki dua keraton yang bisa dijadikan tempat wisata di Solo dengan keunikannya masing-masing. Hingga kini kedua keraton tersebut tetap dihuni oleh keluarga raja-raja dan masih menjalankan budaya Jawa hingga saat ini seperti tarian, gamelan, dan juga lagu langgam Jawanya. Bahkan tidak jarang pula wisatawan asing justru jauh-jauh datang ke Solo untuk belajar ke Keraton baik Kasunanan maupun Mangkunegaran. Sedangkan untuk kebendaan, wisatawan akan disuguhkan koleksi-koleksi raja-raja terdahulu yang terawat hingga saat ini. Sehingga wisatawan tidak hanya menikmati arsitektur dari bangunannya dan kesenian saja, tetapi juga bisa melihat benda-benda peninggalan seperti alat makan, pakaian, lukisan, bahkan transportasinya seperti kereta kencana yang setiap momen tertentu biasanya akan dikirab di sepanjang jalan Slamet Riyadi dengan begitu masyarakat Solo juga bisa melihat langsung kejayaan kedua kerajaan Islam tersebut pada masa lampau.

   Dengan adanya dua keraton yang menjadi ciri khas kota Solo ini, tentu menjadi nilai jual tersendiri sebagai tempat wisata di Solo, misalnya saja penggunaan Keraton Kasunanan sebagai lokasi pos Solo Amazing Race yang dilakukan oleh Jendela Nusantara denga tantangan berdandan menggunakan kostum pewayangan. Sehingga wisatawan tidak hanya menikmati suatu permainan tetapi bisa mengabadikan momen dengan latar belakang keratin yang megah. Atau bisa juga dengan menjadikan Keraton Mangkunegaran sebagai lokasi tambahan swafoto suatu tim dalam Solo Amazing Race agar skornya bertambah.

Batik Solo

Berbicara tentang liburan dan berwisata tentu tidak lepas dari kata oleh-oleh. Oleh-oleh merupakan hal yang wajib dicari bagi wisatawan ketika mengunjungi suatu daerah.

Tentunya oleh-oleh yang dicari adalah oleh-oleh yang menjadi ciri khas kota yang dikunjungi. Salah satu yang menjadi ciri khas kota Solo selain tempat wisatanya, terkenal juga akan batiknya.

Di Solo sendiri ada dua lokasi pusat perbatikan yang diminati banyak orang dan sudah ada sejak zaman Belanda. Dan tentunya dua lokasi ini kini menjadi tujuan tempat wisata di Solo.

Kampung Batik Kauman

Kedua lokasi tersebut yaitu Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Laweyan. Kampung batik Kauman sendiri terletak di sebelah barat alun-alun utara Keraton Kasunanan.

Kauman menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti kaum imam. Ini berarti orang-orang yang tinggal di sekitar Kampung Kauman mayoritas adalah pemuka agama atau ahli dalam bidang agama.

KBBI

Selain kompeten dalam bidang agaman, orang-orang Kauman juga ahli dalam seni membatik. Dalam hal membatik, kampung Kauman memiliki ciri khas tersendiri dalam jenis batiknya, yaitu, batik klasik dengan motif pakem (batik tulis) yang menjadi produk unggulan Kampung Batik Kauman yang motifnya merupakan motif ciri khas Keraton Kasunanan, batik cap dan batik kombinasi cap dan tulis.

Kampung Batik Laweyan

Lokasi kedua untuk berburu batik di Solo yaitu Kampung Laweyan. Secara bahasa, Laweyan  sendiri berarti ngluwihan yang bermakna luwih-luwihan atau berlebih. Yang dimaksud berlebih dalam hal ini adalah saudagar-saudagar batik yang kaya raya berkumpul menjadi satu di kampung Laweyan. Yang menjadi ciri khas dari batik Kampung Laweyan adalah menawarkan batik dengan warna yang lebih terang.

Kedua lokasi pusat batik ini tidak hanya menawarkan produk batiknya saja sebagai oleh-oleh khas Solo, tetapi mereka mulai berinovasi dengan menerima workshop singkat pembuatan batik dari awal sampai akhir dan orang umum juga bisa mencoba untuk membatik dan hasil karyanya bisa dibawa pulang. Hal ini tentunya menjadi destinasi wisata baru yang menarik wisatawan.

Tempat Wisata Solo | Workshop membatik

Pemanfaatan workshop batik di kota Solo sendiri telah dilakukan secara maksimal seperti yang dilakukan oleh Jendela Nusantara dalam program unggulannya Solo Amazing Race yang enempatkan kampung Batik Kauman maupun Laweyan sebagai lokasi pos menyelesaikan tantangan membatik untuk mendapatkan skor.

Sangiran

Sangiran, merupakan tempat wisata di Solo yang sudah terkenal sejak lama dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan baik dalam negeri maupun luar negeri. Sangiran menjadi daya tarik wisata yang luar biasa karena tempat wisata di Solo yang memamerkan koleksi-koleksi fosil yang telah membatu yang berasal dari zaman purba yang jumlahnya mencapai 10.000 lebih. Sangiran akan selalu diminati karena mengunjunginya tidak hanya sebuah rekreasi, tapi juga dalam rangka edukasi.

Karena potensi tersebut, akhirnya pemerintah terus memperbaiki fasilitas-fasilitas museum Sangiran agar pengunjung nyaman ketika mendatangi Museum Sangiran. Misalnya saja kini museum Sangiran terus menyedikan pameran-pameran fosil yang lebih lengkap baik dari papan informasi maupun benda fosilnya.

Sedangkan untuk gedung Museumnya sendiri kini semakin nyaman dan tertata dengan baik. Selain koleksinya, Sangiran juga dilengkapi dengan spot foto seperti jembatan dengan arsitektur menyerupai gading Gajah berwarna putih.

De Tjolomadoe

Tempat wisata di Solo yang sedang ngetren 2 tahun belakangan ini bernama De Tjolomadoe. De Tjolomadoe merupakan lokasi bekas Pabrik Gula Colomadu yang berdiri pada tahun 1861, yang didirikan oleh Mangkunergoro IV. Namun karena krisis pada tahun 1998, akhirnya pabrik ini ditutup dan tidak beroperasi selama 20 tahun. Kini pabrik gula Colomadu telah dibuka kembali sebagai salah satu tempat wisata di Solo.

De Tjolomadoe sebagai tempat wisata menyajikan spot-spot foto yang instagramable dan diminati banyak kalangan. Fasilitas yang ada di dalam De Tjolomadu diantaranya, Mesin raksasa pengolahan tebu menjadi gula, bangunan megah pabrik gula Colomadu yang telah direnovasi sedemikan indah, loket tiket yang bisa dijadikan spot foto yang bagus, kafe-kafe untuk pengunjung jika ingin melepas dahaga, dan ada juga stasiun ketel rendah yang sangat bagus sebagai spot foto.

Heritage Palace Solo

Selain De Tjolomadu yang merupakan pabrik gula yang telah direnovasi, kini Solo memiliki tempat wisata baru yang dahulunya juga pabrik gula, yaitu Heritage Palace Solo. Pabrik Gula ini berdiri pada tahun 1892 dengan luas 2,2 hektar. Dengan luas area sebesar itu, pabrik gula Heritage Palace Solo memiliki 9 bangunan komplit dengan cerobogn asap setinggi 20 meter.

Heritage Palace Solo merupakan tempat wisata di Solo yang menyajikan bangunan gaya Eropa yang berdiri dengan megahnya yang dapat dijadikan spot foto yang sangat indah. Kemudian Heritage Palace Solo menyediakan juga mobil antic yang dipamerkan di halaman depan Heritage Palace.

Heritage Palace menjadi lebih menarik karena menawarkan wahana museum 3D trick art yang menampilkan karya lukisan keren, memiliki museum Industri, Omah Kwalik, Garden Retro Paradise, Convention Hall, serta Kids Town & Food Street. Dengan fasilitas-fasilitas tersebut, Heritage Palace Solo mampu bersaing menjadi tempat wisata di Solo yang banyak dicari dalam mesin pencarian google.

Solo saat ini tumbuh menjadi kota MICE yang menarik dan dapat dideskripsikan dalam 3 kata : Culture, Culiner, Murah. Untuk memenuhi kebutuhan MICE solo juga memiliki banyak lokasi untuk kegiatan luar ruangan seperti Outbound, Team Building atau Bahkan Amazing Race sekalipun.

Indahnya Berbagi!

About Admin JN

Check Also

Gathering Perusahaan jawa tengah

Gathering Perusahaan – Team Engagement UOB Regional Jawa Tengah

Indahnya Berbagi! Facebook Twitter Pinterest LinkedIn       Indahnya Berbagi! Facebook Twitter Pinterest LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat Chat Kami Sekarang!